Monday, August 11, 2014

BELL'S PALSY Disease

Ada seseorang merasakan hidupnya sehat2 saja,tapi tiba2 di suatu pagi,pas dia bangun tidur,mendadak dia merasa bhw muka dia nggak bs bergerak sama sekali.Dia pikir kena stroke ringan,tp setelah diperiksa Gula darah,kolesterol & tekanan darahnya jg normal & setelah didiagnosa lebih lanjut ternyata dia kena serangan yg namanya BELL'S PALSY.

Penyebabnya adalah : ANGIN DINGIN

Ternyata dia tidak sadar kalau dia sering terkena angin AC di kantornya & dia juga sering mengarahkan AC di mobilnya kearah badan & mukanya.
Hal ini adalah penyebabnya,meski dia nggak merokok,minum alkohol,dan dia selalu hidup sehat.

Alhasil, separuh wajahnya tidak dapat bergerak. Dia tidak bisa senyum secara normal, mata kanannya tidak dapat berkedip & bahkan lidahnya tidak dapat bergerak ke sebelah kanan.

Hal tersebut disebabkan oleh peradangan syaraf ke 7 (Cranial Nerve) yaitu syaraf yang mengontrol pergerakan wajah. Posisinya berada sekitar 1 jari di depan telinga kiri/kanan Anda tidak berfungsi dengan baik / kaku / paralize. Akibatnya salah satu bagian wajah seperti tertarik / mencong. Penyakit ini biasa terjadi di kota atau negara bersuhu dingin.

Selain itu, kelainan ini dapat menyerang pada orang-orang yang :
  • Terlalu lama berada di dalam ruang ber-AC.
  • Terkena semburan AC / kipas angin langsung ke wajah.
  • Mengendarai motor tanpa helm yang menutup wajah dengan rapat.
  • Mandi air dingin di malam hari.
Makanya mulai sekarang lindungi leher anda dengan syal atau jangan duduk di spot yg terkena langsung angin AC. Jangan arahkan semburan angin AC langsung ke tubuh dan muka kita!!!.

BELL'S PALSY Disease ini bisa juga menyebabkan angin duduk / masuk angin ke jantung ( akibat lainnya bisa mendadak meninggal) atau kena paru2 basah dll.

Jika ingin cepat sembuh, begitu mengalami kelainan, segera ke Rumah Sakit. Dan selama berobat, rutinlah mengikuti sesi pengobatan.

PENCEGAHAN
Seperti disarankan oleh Dokter Syaraf, agar Bell’s Palsy tidak mengenai kita, cara-cara yang bisa ditempuh adalah :
  • Jika berkendaraan motor, gunakan helm penutup wajah full untuk mencegah angin mengenai wajah.
  • Jika tidur menggunakan kipas angin, jangan biarkan kipas angin menerpa wajah langsung. Arahkan kipas angin itu ke arah lain. Jika kipas angin terpasang di langit-langit, jangan tidur tepat di bawahnya. Dan selalu gunakan kecepatan rendah saat pengoperasian kipas.
  • Kalau sering lembur hingga malam, jangan mandi air dingin di malam hari. Selain tidak bagus untuk jantung, juga tidak baik untuk kulit dan syaraf.
  • Bagi penggemar naik gunung, gunakan penutup wajah / masker dan pelindung mata. Suhu rendah, angin kencang, dan tekanan atmosfir yang rendah berpotensi tinggi menyebabkan Anda menderita Bell’s Palsy.
  • Setelah berolah raga berat, JANGAN LANGSUNG mandi atau mencuci wajah dengan air dingin.
  • Saat menjalankan pengobatan, jangan membiarkan wajah terkena angin langsung. Tutupi wajah dengan kain atau penutup. Jangan takut dibilang “orang aneh”, pertimbangkan biaya pengobatan yang harus anda keluarkan.

Sebagai catatan :

  • Wanita hamil berpotensi 3X lebih mudah terkena Bell’s Palsy daripada wanita yang tidak hamil.
  • Penderita diabetes, perokok, dan pengguna obat-obatan sejenis steroid berpotensi 4X lebih mudah terserang Bell’s Palsy daripada orang lain.
  • Rata-rata 40.000 orang Amerika setiap tahun menderita Bell’s Palsy.
  • Terakhir, ini adalah catatan beberapa orang terkenal yang pernah menderita Bell’s Palsy. Beberapa di antaranya sembuh total, namun tidak sedikit yang tidak sembuh sehingga hingga kini, wajah mereka masih tampak mencong akibat penyakit itu. Mereka adalah :
    • Sylvester Stallone
    • John Travolta.
    • Jean Chretien (Perdana Menteri Canada)
    • John McCain (senator Arizona)
    • Jim Ross (komentator World Wrestling Entertainment)
    • Rick Savage (bassis grup metal Def Leppard)
    • Ayrton Senna (pembalap)
    • Tom Holland (sutradara)
    • Andrew Llyod Webber (komposer)
    • Pete Maravich (pebasket)


Sumber : Dr.William - Rs.Siloam, tekku.wordpress.com

0 comments: