Friday, October 3, 2014

No comments
Posted in ,

Nyamuk

Nyamuk adalah serangga tergolong dalam order Diptera; genera termasuk Anopheles, Culex, Psorophora, Ochlerotatus, Aedes, Sabethes, Wyeomyia, Culiseta, dan Haemagoggus untuk jumlah keseluruhan sekitar 35 genera yang merangkum 2700 spesies. Nyamuk mempunyai dua sayap bersisik, tubuh yang langsing, dan enam kaki panjang; antarspesies berbeda-beda tetapi jarang sekali melebihi 15 mm.
Dalam bahasa Inggris, nyamuk dikenal sebagai "Mosquito", berasal dari sebuah kata dalam bahasa Spanyol atau bahasa Portugis yang berarti lalat kecil. Penggunaan kata Mosquito bermula sejak tahun 1583. Di Britania Raya nyamuk dikenal sebagai gnats.
Pada nyamuk betina, bagian mulutnya membentuk probosis panjang untuk menembus kulit mamalia (atau dalam sebagian kasus burung atau juga reptilia dan amfibi untuk menghisap darah. Nyamuk betina memerlukan protein untuk pembentukan telur dan oleh karena diet nyamuk terdiri dari madu dan jus buah, yang tidak mengandung protein, kebanyakan nyamuk betina perlu menghisap darah untuk mendapatkan protein yang diperlukan. Nyamuk jantan berbeda dengan nyamuk betina, dengan bagian mulut yang tidak sesuai untuk menghisap darah. Agak rumit nyamuk betina dari satu genus, Toxorhynchites, tidak pernah menghisap darah. Larva nyamuk besar ini merupakan pemangsa jentik-jentik nyamuk yang lain.

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Tentang Nyamuk

 

  • Nyamuk sangat suka dengan aroma saat manusia berkeringat.
    Karbondioksida yang dihasilkan tubuh manusia akan mengundang datangnya nyamuk. Ketika napas manusia terengah-engah, maka semakin banyak CO2 yang dihasilkan tubuh kita.
  •  
  • Penggemar/peminum alkohol.
    Nyamuk dapat mengetahui ketika seorang manusia baru saja meminum/mengkonsumsi alkohol karena komposisi kulit manusia tersebut berubah, dan itu menjadi magnet yang akan mengundang nyamuk.
  •  
  • Wanita hamil.
    Seorang wanita yang sedang mengandung, dapat mengembuskan lebih banyak karbondioksida, dan perut wanita tersebut memiliki suhu yang lebih tinggi dibandingkan dengan seorang wanita yang tidak hamil, hal ini dapat mengundang nyamuk dan menghampirinya.
  •  
  • Nyamuk jantan dan betina.
    Nyamuk jantan tidak menghisap darah. Mereka telah mendapatkan semua nutrisi dari serbuk sari tanaman. Sedangkan para betina membutuhkan banyak protein yang terkandung dalam darah untuk membantu pertumbuhan telur. Setelah menghisap darah,  para nyamuk betina dapat menghasilkan 100 hingga 400 butir.
  •  
  • Nyamuk tidak menyukai tempat bersih dan terawat.
    Nyamuk gemar bersemayam di vegetasi yang lebat dan tak beraturan/kotor/tempat tak terawat dan kubangan air yang akan digunakan untuk bertelur. Semakin gelap dan lembap, maka proses reproduksi nyamuk akan semakin baik. Jika seseorang rajin memangkas rumput taman, membersihkan kolam renang dan memotong semak-semak taman atau memiliki tempat yang bersih dan terawat, maka lingkungan tersebut akan menghambat proses reproduksi nyamuk dan terhindar dari penyakit.
  •  
  • Obat anti-nyamuk paling ampuh.
    DEET dan juga picaridin, merupakan jenis obat anti-nyamuk yang paling ampuh mengusir nyamuk. Kedua bahan tersebut mampu memblok reseptor-reseptor yang berbeda, yang akan menghindarkan manusia dari nyamuk. Selain itu nyamuk juga tak terlalu suka lemon eukaliptus dan senyawa IR3535, meskipun kedua bahan tersebut tidak seampuh DEET dan picaridin.
  •  
  • Sebuah alat yang dapat mengeluarkan CO2.
    Alat ini diciptakan agar dapat mengeluarkan karbondioksida buatan untuk mengelabui nyamuk yang berfungsi sebagai perangkap. Tetapi alat itu hanya akan mengundang lebih banyak nyamuk, sehingga alat itu tak mampu menjebak ribuan atau bahkan jutaan nyamuk. Alat penyengat serangga juga tidak efektif, yang hanya sedikit serangga yang terbunuh.


Keunikan Nyamuk Dengan Serangga Lain

 

  • Nyamuk jantan.
    Mungkin bagi kita seekor nyamuk hanyalah serangga penghisap darah yang sekali tepuk akan mati namun perjalanan dan cara hidupnya perlu kita ketahui. Seekor nyamuk jantan yang telah cukup dewasa untuk kawin akan menggunakan antenanya-organ pendengar-untuk menemukan nyamuk betina. Fungsi antena nyamuk jantan berbeda dengan antena nyamuk betina.

    Bulu tipis di ujung antenanya sangat peka terhadap suara yang dipancarkan nyamuk betina. Tepat di sebelah organ seksual nyamuk jantan, terdapat anggota tubuh yang membantunya mencengkeram nyamuk betina ketika mereka melakukan perkawinan di udara.

    Nyamuk jantan terbang berkelompok, sehingga terlihat seperti awan. Ketika seekor betina memasuki kelompok tersebut, nyamuk jantan yang berhasil mencengkeram nyamuk betina akan melakukan perkawinan dengannya selama penerbangan.  Perkawinan tidak berlangsung lama dan nyamuk jantan akan kembali ke kelompoknya setelah perkawinan. Sejak saat itu, nyamuk betina memerlukan darah untuk perkembangan telurnya.
  •  
  • Proses Perjalanan Luar Biasa Sang Nyamuk.
    Pada umumnya, nyamuk dikenal sebagai pengisap dan pemakan darah. Hal ini ternyata tidak terlalu tepat, karena yang mengisap darah hanya nyamuk betina. Selain itu, nyamuk betina tidak membutuhkan darah untuk makan. Baik nyamuk jantan maupun betina hidup dari nektar bunga.

    Nyamuk betina mengisap darah hanya karena ia membutuhkan protein dalam darah untuk membantu telurnya berkembang. Dengan kata lain, nyamuk betina mengisap darah hanya untuk memelihara kelangsungan spesiesnya.  Proses perkembangan nyamuk merupakan salah satu aspek yang paling mengesankan dan mengagumkan.

    Berikut ini adalah kisah singkat tentang transformasi makhluk hidup dari seekor larva renik melalui beberapa tahap menjadi seekor nyamuk:
     
    1. Telur nyamuk, yang berkembang dengan diberi makan darah, akan ditelurkan nyamuk betina di atas daun lembap atau kolam kering selama musim panas atau musim gugur. Sebelumnya, si induk akan memeriksa permukaan tanah terlebih dahulu secara menyeluruh dengan reseptor halus di bawah perutnya. Setelah menemukan tempat yang cocok, ia mulai bertelur.

      Telur-telur tersebut panjangnya kurang dari satu milimeter, tersusun dalam satu baris, secara berkelompok atau satu-satu. Beberapa spesies bertelur dalam bentuk tertentu, saling menempel sehingga menyerupai sampan. Sebagian kelompok telur ini bisa terdiri atas 300 telur.  Telur-telur berwarna putih yang disusun rapi ini segera menjadi gelap warnanya, lalu menghitam dalam beberapa jam. Warna hitam ini memberikan perlindungan bagi larva, agar tak terlihat oleh burung atau serangga lain. Selain telur, warna kulit sebagian larva juga berubah sesuai dengan lingkungan, sehingga mereka lebih terlindungi.

      Larva berubah warna dengan memanfaatkan faktor-faktor tertentu melalui berbagai proses kimia rumit. Jelaslah, telur, larva, ataupun induk nyamuk tersebut tidak mengetahui proses-proses di balik perubahan warna dalam tahap perkembangan nyamuk. Tidak mungkin ia bisa membuat sistem ini. dengan kemampuan sendiri. Tidak mungkin pula sistem ini terbentuk secara kebetulan. Nyamuk telah diciptakan dengan sistem ini sejak mereka pertama kali muncul.
    2.  
    3. Menetasnya Telur. Seusai masa inkubasi, larva-larva mulai keluar dari telur secara hampir bersamaan. Larva, yang terus-menerus makan, tumbuh dengan cepat. Kulit mereka segera menjadi sempit, sehingga mereka tidak bisa tumbuh lebih besar lagi. Ini berarti sudah tiba saatnya untuk pergantian kulit yang pertama. Pada tahap ini, kulit yang keras dan rapuh ini mudah pecah. Larva nyamuk berganti kulit dua kali lagi sampai selesai berkembang.

      Metode makan larva pun menakjubkan. Larva membuat pusaran kecil di dalam air, dengan menggunakan dua anggota badan yang berbulu dan mirip kipas angin. Pusaran ini membuat bakteri atau mikroorganisme lainnya mengalir ke mulutnya. Sambil bergantung terjungkir di dalam air, larva bernapas melalui pipa udara yang mirip "snorkel" yang digunakan para penyelam. Tubuhnya mengeluarkan cairan kental yang mencegah masuknya air ke lubang yang digunakannya untuk bernapas.

      Singkatnya, makhluk hidup ini dapat bertahan hidup melalui banyak keseimbangan rumit yang berhubungan timbal-balik dan saling mempengaruhi. Jika tidak memiliki pipa udara, ia tidak akan mampu bertahan hidup. Jika tidak ada cairan kental, pipa pernapasannya akan dipenuhi air.  Pembentukan dua sistem ini pada dua waktu yang berbeda akan menyebabkan kematian pada tahap ini. Ini menunjukkan bahwa keseluruhan sistem nyamuk tersebut itu utuh sejak awal. Dengan kata lain, ia telah diciptakan. Metode makan larva pun menakjubkan. Larva membuat pusaran kecil di dalam air, dengan menggunakan dua anggota badan yang berbulu dan mirip kipas angin. Pusaran ini membuat bakteri atau mikroorganisme lainnya mengalir ke mulutnya. Sambil bergantung terjungkir di dalam air, larva bernapas melalui pipa udara yang mirip "snorkel" yang digunakan para penyelam. Tubuhnya mengeluarkan cairan kental yang mencegah masuknya air ke lubang yang digunakannya untuk bernapas.

      Larva berganti kulit sekali lagi. Pergantian yang terakhir ini agak berbeda dengan sebelumnya. Pada tahap ini, larva memasuki tahap pendewasaan terakhir, yaitu tahap kepompong. Kepompong yang mereka tempati menjadi sangat sempit. Ini berarti sudah tiba saatnya bagi larva untuk keluar dari kepompong.

      Makhluk yang keluar dari kepompong ini sedemikian berbeda, sehingga sulit dipercaya bahwa kedua wujud ini adalah dua fase perkembangan dari satu makhluk yang sama. Sebagaimana yang terlihat, proses perubahan ini terlalu rumit dan sulit untuk dirancang baik oleh larva ataupun nyamuk betina….

      Selama tahap terakhir perkembangan ini, larva menghadapi bahaya terputusnya pernapasan, sebab lubang pernapasannya yang mencapai permukaan air melalui pipa udara akan tertutup. Sejak tahap ini, pernapasan nyamuk tidak lagi menggunakan lubang ini, tetapi melalui dua pipa yang baru saja muncul pada bagian depan tubuhnya.

      Oleh karena itulah, pipa-pipa ini tersembul di permukaan air sebelum pergantian kulit. Nyamuk dalam kepompong ini sekarang telah dewasa. Ia siap terbang, lengkap dengan semua organ dan organelnya, seperti antena, tubuh, kaki, dada, sayap, perut, dan matanya yang besar.

      Kepompong tersebut tersobek di bagian atas. Bahaya terbesar pada tahap ini adalah bocornya air ke dalam kepompong. Akan tetapi, bagian atas kepompong yang tersobek ini ditutupi suatu cairan kental khusus, yang berfungsi melindungi kepala nyamuk dari sentuhan air. Ini saat yang sangat penting. Karena ia dapat jatuh ke air dan mati akibat tiupan angin, nyamuk harus memanjat ke atas air dan hanya kakinya yang boleh menyentuh permukaan air.
  •  
  • Indra Nyamuk.
    Nyamuk dilengkapi dengan penerima panas yang sangat peka. Mereka mengindra segala sesuatu di sekitar mereka dalam berbagai warna menurut panasnya, sebagaimana terlihat pada gambar di diatas.

    Karena pengindraannya tidak bergantung pada cahaya, nyamuk sangat mudah menentukan letak pembuluh darah dalam ruangan yang gelap sekalipun. Penerima panas pada nyamuk cukup peka untuk mendeteksi perbedaan suhu hingga sekecil 1/1000 Derajat Celcius.
  •  
  • Teknik Menghisap Darah Yang Menakjubkan.
    Teknik nyamuk untuk mengisap darah ini bergantung pada sistem kompleks yang mengatur kerja sama antara berbagai struktur yang sangat terperinci.  Setelah mendarat pada sasaran, mula-mula nyamuk mendeteksi sebuah titik dengan bibir pada belalainya. Sengat nyamuk yang mirip alat suntik ini dilindungi bungkus khusus yang membuka selama proses pengisapan darah.

    Tidak seperti anggapan orang, nyamuk tidak menusuk kulit dengan cara menghunjamkan belalainya dengan tekanan. Di sini, tugas utama dilakukan oleh rahang atas yang setajam pisau dan rahang bawah yang memiliki gigi yang membengkok ke belakang.

    Nyamuk menggerakkan rahang bawah maju-mundur seperti gergaji dan mengiris kulit dengan bantuan rahang atas. Ketika sengat diselipkan melalui irisan pada kulit ini dan mencapai pembuluh darah, proses pengeboran berakhir. Sekarang waktunya nyamuk mengisap darah.  Namun, sebagaimana kita ketahui, luka seringan apa pun pada pembuluh darah akan menyebabkan tubuh manusia mengeluarkan enzim yang membekukan darah dan menghentikan kebocoran.


5 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Gigitan Nyamuk

 
  1. Tidak semua nyamuk menggigit
    Ada sekitar 170 spesies nyamuk berbeda di Amerika Utara (dan 3.500 di seluruh dunia), tetapi tidak semua dari mereka menggigit manusia. Dari semuanya, hanya betina yang merupakan pengisap darah, mereka menggunakan protein didalam darah untuk memproduksi telur. Ada dua spesies yang bertanggung jawab sebagai penyebar penyakit di Amerika Serikat: Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang pada umumnya dikenal sebagai nyamuk macan Asia karena garis-garis hitam dan putih.
  2.  
  3. Nyamuk tertarik pada golongan darah tertentu
    Menurut seorang peneliti dan direktur medis dari Program Sistem Medis Pengendalian Infeksi Universitas Loyola dan penasihat Asosiasi Manajemen Hama Nasional, Jorge Parada, MD, "Tidak begitu jelas apakah mereka (nyamuk) tertarik pada golongan darah tertentu. Penelitian telah mengklaim bahwa orang-orang dengan tipe darah O digigit lebih dari orang-orang dengan tipe A atau tipe B, namun temuan ini masih diperdebatkan." "Sedikit bukti bahwa mengenakan pakaian gelap akan lebih menarik nyamuk, seperti yang umum diyakini" lanjutnya.
  4.  
  5. Tapi kita tahu mereka menyukai CO 2
    Lebih mungkin, nyamuk tertarik terhadap orang-orang yang menghembuskan tingkat karbon dioksida yang lebih tinggi, seperti wanita hamil atau peminum bir. "Nyamuk menemukan inang (host) dengan mendeteksi panas tubuh dan sinyal kimia,” kata Dr Parada.

    “Ada kemungkinan bahwa faktor-faktor ini berkontribusi terhadap peningkatan produksi karbon dioksida, sehingga memudahkan nyamuk untuk merasakan kehadiran manusia.”
  6.  
  7. Beberapa orang merasakan gatal berlebih dari yang lain
    Hampir semua orang akan merasakan gatal akibat gigitan nyamuk, meskipun bisa lebih buruk bagi orang-orang tertentu yang punya kecenderungan untuk mengembangkan benjolan yang lebih menonjol atau gatal-gatal yang berlebihan. Rasa gatal diakibatkan pelepasan histamin dalam tubuh kita dalam menanggapi air liur nyamuk yang disuntikkan saat mereka minum darah kita.
  8.  
  9. Menggaruk area gigitan membuat rasa gatal menjadi lebih buruk
    Jika anda dapat menahan, cobalah untuk tidak menggaruk area benjolan gatal. Hanya mengakibatkan reaksi air liur nyamuk tersebut dan meningkatkan respon histamin pada tubuh anda, sehingga membuat rasa gatal semakin parah. Selain itu, menggaruk secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit yang dapat menyebabkan infeksi.

Hal-hal yang Dapat Dilakukan Untuk Mengusir dan Terhindar dari Gigitan Nyamuk

 
Dari informasi yang telah disampaikan tadi, sepertinya sangat kecil kemungkinan untuk terhindar dari gigitan atau membasmi nyamuk yang jumlahnya tidak sedikit dengan melihat lingkungan di sekitar kita yang memang sudah tercemar dan kotor.

Untuk menghindari nyamuk, biasanya masyarakat cenderung menggunakan obat anti-nyamuk bakar, lotion, semprot/spray, elektrik, dll yang menjadi pilihan utnuk membasmi atau menghindari gigitan nyamuk. Namun penggunaan jangka panjang dari bahan-bahan kimia tersebut dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit dan gangguan kesehatan.

Berikut beberapa cara alami dan lebih sehat yang dapat mengusir atau terhindar dari serangan nyamuk:
  1. Gunakan minyak esensial lavender
    Nyamuk tidak tahan terhadap aroma lavender. Karena itu, mengaplikasikan beberapa oles minyak esensial lavender dapat menjauhkan nyamuk dari Anda. Supaya efeknya terasa di seluruh ruangan, maka teteskan beberapa minyak esensial pada selembar kain, kemudian gantungkan kain tersebut pada jendela.

    Selain wangi, lavender juga terbukti ampuh untuk mengusir nyamuk. Anda bisa menanam tanaman lavender di dekat jendela atau menggunakan minyak lavender sebagai pengharum ruangan alami.
    Anda juga bisa mencampurkan minyak lavender dengan krim untuk dioleskan pada kulit. Cara ini akan membantu Anda terhindar dari gigitan nyamuk.
  2.  
  3. Tanam tanaman antinyamuk
    Banyak tanaman yang secara alami mampu menolak nyamuk. Bila memiliki taman, maka di sana Anda dapat menanam tanaman antinyamuk, seperti serai, basil, lavender, peppermint, atau rosemary.
  4.  
  5. Singkirkan air yang tergenang
    Nyamuk sangat tertarik pada air yang tergenang karena mereka cenderung untuk menanam telur mereka di sana. Air tergenang tidak hanya pada benda-benda bekas, tetapi juga pada vas bunga, dispenser, wadah minum hewan peliharaan, ataupun bak mandi. Maka, pastikan untuk selalu menutup tempat penampungan air.
  6.  
  7. Gunakan pakaian warna terang
    Nyamuk tertarik dengan warna gelap karena mereka secara alami akan menganggapnya seperti kulit hewan. Dengan memakai pakaian berwarna terang, nyamuk cenderung menolak untuk mendekat.
  8.  
  9. Hindari parfum beraroma bunga
    Nektar dari bunga selalu menarik bagi nyamuk sehingga, jika memakai parfum beraroma bunga, nyamuk akan lebih suka untuk berada di sekitar Anda.
  10.  
  11. Minyak nimba atau neem
    Selain memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, minyak nimba juga ampuh untuk mengusir nyamuk. Sebuah studi yang dipublikasikan Journal of the American Mosquito Control Association mengungkap, campuran minyak nimba dan minyak kelapa dengan rasio 1:1 sangat efektif mengusir nyamuk.
    Mengoleskan campuran ini pada kulit bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk setidaknya selama delapan jam.
  12.  
  13. Eukaliptus dan minyak lemon
    Campuran minyak eukaliptus dan minyak lemon direkomendasikan oleh Center for Disease Control (CDC) Amerika Serikat sebagai bahan efektif mengusir nyamuk secara alami.
    Campuran minyak eukaliptus dan minyak lemon menghasilkan komponen cineole aktif yang memiliki sifat antiseptik serta mampu menangkis serangga ketika dioleskan pada kulit.
  14.  
  15. Tulsi
    Menurut studi yang diterbitkan dalam Parasitology Research Journal, tulsi sangat efektif dalam membunuh larva nyamuk sekaligus membantu mengusir nyamuk.
    Caranya, tanam semak tulsi dekat jendela. Tanaman ini akan membantu mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.
  16.  
  17. Bawang putih
    Bau yang menyengat dari bawang putih ternyata mampu membuat nyamuk menjauh. Anda bisa menghancurkan beberapa buah bawang putih dan rebus dalam air.
    Semprot air rebusan bawang di sekitar ruangan. Untuk mencegah gigitan pada tubuh, Anda juga bisa menyemprotnya pada kulit.
  18.  
  19. Mint
    Aroma pada mint diketahui bisa membantu tubuh menjadi rileks. Namun, kegunaan mint tak hanya sebatas itu.
    Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Bioresource Technology, minyak mint dan ekstrak mint sama efektifnya dengan obat lain dalam hal mengusir nyamuk.
    Anda bisa mengaplikasikan mint dengan sejumlah cara. Mulai dari menggunakannya dalam vaporizer, mengoleskan pada tubuh, menanam tumbuhan mint di jendela kamar, hingga menyemprotkan air mint di seluruh ruangan rumah.
Mungkin informasi tersebut dapat anda gunakan untuk mengurangi populasi nyamuk di sekitar rumah anda, atau anda dapat bekerjasama dengan Rt setempat di tempat anda tinggal untuk menerapkan cara-cara tersebut di lingkungan sekitar rumah anda agar lingkungan menjadi bersih dan asri kembali. :)


Sumber: Wikipedia, readersdigest, anehdidunia, jpnn, health.kompas, life.viva, Dr. Giena Hadi